Tampilkan postingan dengan label Impian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Impian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2012

Layanan Instansi pemerintah

Bulan agustus adalah bulan jatuh tempo berapa tunggakan pajak. Sebenarnya mah ada yang september juga sih. Pembayaran pajak selalu dilakukan di instansi pemerintah. Samsat, dinas pemakaman, dan bank pemerintah selaku agen pajak bumi dan bangunan.

Pertama saya bayar pajak kendaraan bermotor di samsat pajajaran bandung. Di sana saya mendapat antrean no 115. Ketika saya datang, antrean sudah di no 56. Jauh kan dari nomor yg saya punya. Sistem pembayaran terlihat berbeda dengan tahun lalu. Hari ini sistemnya lebih teratur dan terlihat profesional. Hanya setengah jam saya dipanggiluntuk menyerahkan berkas. 10 menit kemudian saya dipanggil untuk melkukan pembayaran di kasir. Dan ternyata........kasir nya cantik cantik sodara-sodara. Sudah mah pelayanan yg profesional dari para pegawai samsat (termasuk tukang parkir yg tidak menjadi calo). Total waktu yg saya butuhkan imtuk membayar pajak adalah 40 menit. Bagi saya ini adalah sasuatu yg sangat memuaskan untuk kelas pelayan bagi rakyat.

Kedua, pembayaran pajak bumi dan bangunan. Pembayaran dilakukan di bank BNP. Disini adalah bank swasta dengan pelayanan cepat dan lago-lago kasir yg ciamik. Pelayanan standar bank swasta. Semua ramah.

Ketiga, pembayaran pajak tanah pemakaman. Kantornya sangat sepi hampir tanpa aktivitas. Hanya ada 3 orang PNS yg kongkow di kantor. Untiuk masalah pelayanan sih ok. Tapi ada yg sangat mengganggu. Masalah tarif pajak yg tidak transparan serta tidak sesuai dengan perda yg terpampang besar di dinding kantor. Kasir tersebut (wanita) meminta tarif tambahan 40%. Ketika saya tanya untuk apa kelebihan 40% tersebut, dia bilang untuk administrasi dan upah orang lapangan. Seharusnya semua biaya yg harus dibayarkan ahli waris dibuat setransparan mungkin. Jika ada tambahan biaya, rinci dengan jelas secara tertulis dengan persetujuan/pengesahan dari kepala instansi tersebut. Saya berpikir uang tambahan tersebut hanya akal2an PNS tersebut. Karena keluarga saya selalu memberi uang jasa langsung kepada pengurus lapangan makam. Hal ini menimbulkan kecurigaan orang awam seperti saya.

Kesimpulannya, beberapa instansi pemerintah telah berhasil melakukan reformasi pelayanan publik. Meskipun hanya terlihat diluarnya saja, setidaknya ini sudah menjadi nilai plus dimata masyarakat. Kepercayaan yg diberikan masyarakat jangan sampai disalahgunakan oleh oknum2 yg tidak bertanggung jawab. Jangan menghancurkan decak kagum masyarakat yg telah puas dengan pelayanan front office dengan kebobrokan para petinggi instansi pemerintah tersebut.

Semoga negara kita ini menjadi negara jujur yg manusiawi. Amin. Merdeka.....

Senin, 18 Juni 2012

Kebon Aki Emuh (Part 2)

tukang becak kebluk itu pun tidak bangun jua. Mungkin karena habis nonton piala eropa di medan. Setelah ditunggu beberapa saat dan ditiriskan, mamang becak pun langsung berubah menjadi Rambo.

Rambo dan Tank
Ruar biasa bukan. Ternyata terjawab sudah siapa yang dicari para tentara vietnam tersebut. Si Rambo memang sedang dalam misi penting. Rambo hanya berkeinginan rakyat vietnam berdamai. Tidak ada lagi mobil ber plat nomer vietnam di rusak oleh oknum bobotoh persib. Begitu juga sebaliknya, tidak ada mobil berplat nomer bobotoh dirusak oleh tentara vietnam. Sungguh indah jika perdamaian sudah merajalela, meskipun Rambo tetap dengan amunisi lengkap pada tank nya. Padahal amunisi lengkap tersebut didapat dengan harga mahal. Tetapi demi menjaga perdamaian, Rambo tetap ikhlas dan tawakal.

Sebenarnya Rambo sudah pernah berpikir untuk memperkecil pengeluaran anggaran amunisi, tetapi diurungkan karena kasihan dengan rakyat kecil yang sekarang kesusahan mencari nya.
Reduce Cost ala Rambo (gagal karena kemanusiaan)
"Sungguh terlalu para penimbun gas melon!", celoteh Rambo yang mencoba menyaingi celoteh Iwan Fals. Gak habis pikir kenapa gas melon sungguh sangat susah didapatkan, padahal Indonesia adalah penghasil gas yang cukup besar. Sempat terbesit pikiran bahwa tabung gas melon adalah alien yang bernama Android yang menyamar untuk mencuri sumber energi di bumi yang akan menjadi sumber kehidupan di planet nya. 
Penyamaran Android
Para android ini kabur dari planetnya setelah diusir oleh Optimus Prime yang bekerjasama dengan Aki Emuh. Mereka berdua berkolaborasi dengan sangat cocoknya untuk menghacurkan kekuatan android. Ternyata Aki Emuh adalah seorang profesor kenamaan yang telah banyak menciptakan benda-benda yang belum pernah terpikirkan oleh umat manusia.
Optimus Prime
Aki Emuh




















Salah satu benda spektakuler buatan aki emuh adalah benda yang dapat membuat manusia melihat menembus tembok. Semua orang dapat melihat menembus tembok. Sungguh penemuan yang sangat spektakuler. Penemuan tersebut dinamakan JENDELA.

Alat untuk melihat menembus tembok
Aki  Emuh selain meminta bantuan Optimus Prime, beliau juga meminta bantuan kepada Si Rambo untuk mengusut kelangkaan gas melon. Proses investigasi dilakukan dimulai dengan meneliti kebon Aki Emuh. Kebon Aki Emuh diduga dijadikan base camp oleh para Android untuk menimbun gas melon. Kemungkinan kelangkaan gas melon juga sering dikait kaitkan dengan kenaikan harga BBM yang gagal.
BBM yang tidak naik harganya
Di gali lah segala informasi yanga ada di kebon Aki Emuh. Aki Emuh menemukan beberapa benda aneh berupa gundukan seperti piramida. Apa mungkin ini piramida yang lebih tua daripada piramida yang ada di Giza, Mesir?? Agar tidak menimbulkan pertanyaan yang ngawur, Aki Emuh bertanya kepada Optimus Prime apakah piramida ini buatan leluhur para Android jutaan tahun silam? Tentu saja Optimus Prime terkejut dan bertanya pada Aki Emuh, atas dasar apa Aki Emuh berpikiran seperti itu? Optimus Prime menyebutkan nenek moyang para Android tidak mungkin dapat membuat peradaban yang begitu sempurna nya dan megahnya. Para Android hanya bisa memutar youtube, skype an, nyaman dengan kaskus dan kecepatan internetnya yang cepat.

Oke, fokus ke cerita!!! Singkat cerita Aki Emuh, Optimus Prime, dan Rambo menemukan sesuatu yang sangat mengganggu kenyamanan rakyat Indonesia dan Vietnam. Mereka menemukan sebuah jamban yang terbengkalai karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah setempat. Padahal jamban itu digunakan oleh 7 desa sekitar. Mereka bertiga mengontrog kantor desa dengan maksud ingin tahu penjelasan dari Pak Kades mengenai jamban yang terbengkalai. Kemana dana 24 miliar rupiah yang telah digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan jamban di 7 desa tersebut? Belum lagi GOR tempat olah raga ngadu jangkrik yang bermasalah mengenai tender nya. Sehingga Sea Games tahun lalu terancam gagal karena GOR jangkrik tersebut belum juga selesai pembangunannya. Hingga sekarang GOR jangkrik tersebut menyeret kader kader partai berkuasa ke dalam bui. Salah satunya adalah Kang Udin si penjual dudukuy di kawasan Amerika Selatan. Kang Udin menyebut ketua partainya harus bertanggung jawab aas kasus GOR jangkrik itu. Selain nama Mas Nanas, juga terseret nama Mbak Injih. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih mendekap di penjara. Tapi mendekap masing masing ya. Tapi itu pun masih dirahasiakan apakah mereka mendekap sendiri atau tidak.
Rahasia loh ya
Tugas dari Aki Emuh, Optimus Prime dan Rambo baru selesai satu. Tapi sangat disayangkan Optimus Prime sakit dan tidak bisa melanjutkan perjuangan dengan kedua kolega nya tersebut. Tersiar kabar Optimus terserang penyakit demam berdarah (DBD). Karena solidaritas diantara mereka sudah sangat terjalin dengan erat, kedua rekan Optimus pun menemani Optimus di RS dengan mengenakan kaos bertulisan 'deritamu deritaku juga'.

Jita tunggu sampai Optimus sembuh, baru beraksi lagi........

wassalam


Senin, 23 April 2012

Mimpi Kebon Aki Emuh

Orang pintar dari sebuah desa mengatakan bahwa pada satu waktu manakala jarum jam pendek menunjukkan angka 7 dan jarum panjang menunjukkan angka 12, maka niscaya orang-orang yang melihat jam tersebut akan berkata baik dalam hati maupun dalam kota “oh,jam tujuh toh”. Nah, hubungan antara cerita saya dan orang pintar tersebut adalah tidak ada.
Kejadian ini terjadi pada tengah malam yang gelap disertai dengan rintik hujan yang sepoi-sepoi. Tak terasa hujan makin deras hingga membuat badan terasa dingin hingga menusuk tulang kering yang kena gabret saat meng bal di kebon Aki Emuh.

Kebon Aki Emuh
Saya coba untuk tenang dengan keadaan dingin dan gelap gurita atau gelap stagen. Untuk mengurangi rasa dingin dan cemas karena hujan dan gelapnya malam, saya berinisiatif untuk membuat beberapa pasang seragam SD di sebuah rumah tua yang ompong, karena tahun ajaran baru akan segera tiba. Saat sedang asyiknya saya mengaput itu baju SD…..tiba-tiba……..ada bunyi nyaring dari arah rumah pak RT yang jaraknya dua kali naik ojek disertai tawar menawar yang alot. Saya terkaget-kaget mendengar suara nyaring tersebut.
Saya selidiki asal suara tersebut. Dengan gaya santai dan sambil mengunyah permen karet Yosan Gum saya pun bergegas ke pangkalan ojek untuk ke rumah Pak RT. Perjalanan selama satu jam lebih menuju pangkalan ojek bukan tanpa halangan. Berkali-kali saya berpapasan dengan tentara Vietnam yang sedang mencari Rambo. Untung wajah saya mirip engkoh-engkoh, jadi saya tidak dibawa sebagai sandera karena dianggap sebagai orang Vietnam.
Selain dengan tentara Vietnam, saya pun sempat dihalang-halangi oleh sepasang ayam kalkun yang mengancam saya dengan membawa senapan otomatis. Saya kaget sekali, kenapa ayam kalkun bisa bawa AK-47? Saya pun lari tunggang langgang.
Sesampainya di pangkalan ojek, saya kaget lagi. Karena tidak Nampak satu pun tukang ojek yang mangkal. Wajar saja, ini sudah jam dua dini hari. Lalu saya panggilkan becak, kereta tak berkuda. Ternyata tukang becak juga tidur tanpa bisa dibangunkan.

Tukang Becak Molor


 Bersambung.........